[Review] Karantina, 11-18 Desember, Yonif 413 Kostrad Bremoro Karanganyar, Solo

#DikejarDeadline
Hao hao! Selamat siang menjelang sore! Salam sejahtera untuk kita semua, masih semangat ya? Besok sudah mulai latihan reguler perdana pasca GPMB XXX lho. Udah pada libur, bisa lah ya yang datang rame. Kangen? Pasti :) Ayuk, mari kita update skill, asah kemampuan lagi, sharing ilmu lagi di Latihan Reguler. Jangan lupa ada adik adik kita yang baru di lantik tahun lalu yang butuh bimbingan kakak kakaknya. Semangat! :)

Baiklah, semalam sudah di bahas sedikit mengenai Training Camp 2 dan 3. Kali ini redaksi akan membahas Karantina yang di laksanakan pada 11 -18 Desember 2014 di Yonif 413 Bremoro, Kostrad Solo, Jawa Tengah. Banyak cerita pada saat Training Camp 4 ini. Kalau bisa mengambil kesimpulan, ini adalah Karantina tersulit yang pernah tim ini lalui. Mulai dari faktor fisik, sampai dengan psikis teman teman player. Hampir semua elemen di depan maupun belakang layar merasakan hal yang sama. Redaksi rasa, hampir semua unit yang telah mengikuti GPMB XXX yang lalu ini sama sama menghadapi pressure, stress yang tinggi.

Sama sekali bukan hal yang mudah untuk bisa melewati proses Karantina ini. Masih ingat ya, betapa kerasnya usaha kita untuk menyelesaikan full materi paket GPMB. Bahkan movement 4 (terakhir) ini di kejar pada Karantina ini, di tambah visual yang kelihatannya mudah tapi 'bikin' otak tehambur. Hehehe. Tidak hanya menyelesaikan movement 4 saja, bahkan masih harus 'menggodok' beberapa bagian di Movement 1 - 3 dan tambahan beberapa visual lainnya. Masih ingat visual Tari Daun? :D ini adalah bagian yang cukup menyenangkan, kelihatannya sangat mudah tapi .. Butuh harus di ulang ulang di luar jam latihan di lapangan. Sangat sangat menguras tenaga dan pikiran juga.

"Duh, gimana sih ini kok ngga nyambung sih.."
"Haah, kayak apa ni ngga bisa bisa aku dari tadi *&^%$#@!"
"Eh gimana tadi? Aku salah ambil topi daun e .."
"Bah aku rebutan topi nah sama si anu.."

Tapi sebelumnya mohon maaf karena dari sekian proses, dokumentasi foto foto untuk Training Camp ini sangat minim sekali. Di karenakan krisis manajerial. Ya, Karantina ini adalah proses dengan manajerial paling sepi, paling sedikit. Sangat berbeda sekali dengan TC 4 sebelumnya. Saking sepinya, pernah kejadian dimana Tim Danus (Dana dan Usaha) 'nggak jualan. Jualan sih, tapi yang di jual kecap pedas sama kecap manis. Saking pengennya ngemil, beberapa player akhirnya mencari pelarian ke kantin belakang dekat asrama yang punya dagangan banyak. Awalnya sih, manajerial dan pelatih ngga bereaksi apa apa ya. Tapi lama lama melihat teman teman player yang jajan sembarangan dan sedikit tidak memperhatikan kesehatan, mulailah muncul peringatan untuk tidak di perkenankan lagi mendatangi ibu kantin belakang.

"Hadeh, ngga boleh lagi ke kantin.."
"Makanya danus belanja sih, biar kita bisa jajan.."
"Haus nah, pengen yang dingin. Tapi bukan klorofil -__-"

Oiya, jangan lupa ada muncul lagi satu Divisi (penting) dalam proses GPMB XXX tahun lalu. DIVISI JERAMI. Suasana GPMB XXX 2014 ini sangat kontras berbeda dengan Grand Prix tahun tahun sebelumnya di UPN. Tahun 2014 kemaren adalah tahun paling meriah dimana di lapangan display terdapat beberapa properti seperti Rumah Miring, panggung sebagai teras dan jerami sebagai ilalang untuk mendukung penampilan kita. Kehadiran jerami ini seperti mimpi buruk bagi official karena harus terus menerus bekerja keras untuk menyelesaikan jerami ini tepat pada waktunya. Dan, akhirnya bisa! :D

Ada satu lagi yang luar biasa, dua orang spesial dalam proses GPMB 2014 tahun lalu. Adalah Mbak Manda dan Mas Ade yang telah bersedia membantu tim ini sampai di jakarta dan pada akhirnya kembali ke Yogyakarta lagi. Dua orang spesial ini adalah teman dekat nya Ketua kita, Kak Ima. Yang membuat mereka spesial adalah, mereka bukanlah anggota tetap MBUPN namun bersedia membantu tim ini dengan segala kekurangan yang kita miliki. Give 'em standing applause guys! Terima Kasih Mbak Manda, Mas Ade! <3 p="">

DIVISI JERAMI

TIM DIVISI JERAMI (Ini Mbak Manda yang di sebutkan di atas. Dia adalah salah satu anggota Divisi Jerami)

DIVISI JERAMI

DIVISI JERAMI

Rizky (UII), Okta (UPN)


Frontline, Pit Instrument

Frontline, Pit Instrument

Masih Frontline

Battery and coach

Dari sudut lain, Quintoms

Dari sudut snare


Karantina kali ini lebih berwarna karena tim kita mendapat kesempatan untuk menampilkan materi GPMB kita pada acara yang di adakan TNI di Mall The Park Solo. Satu hal yang lebih spesial adalah battery mengenakan kostum dari TNI. Ini menjadi pengalaman pertama teman teman battery karena untuk pertama kalinya mereka mengenakan kostum bapak bapak TNI Yonif 413. Kak Apit, player Bass Drum sempat dikhawatirkan tidak dapat mengenakan kostum ini dikarenakan.. Sama sama kita tahulah ya, faktor B. Badan. Hehehe. Tapi akhirnya dengan menghalalkan segala cara, mau ngga mau kostum ini tetap harus di pakai. Jalan keluarnya adalah di tutupi dengan carrier dan tidak di kancing! hahaha. Resiko badan besar ya kak ya -__-"

Bersama Pak Mariyono. Gagah!

Brass, Persiapan show di Mall The Park

Pemanasan Battery

Masih pemanasan

Masih Pemanasan (lagi)

Field Commander

Pit Instrument

Color Guard



Ready for entrance!

Battery

\m/

- Kroesdiyantika -
Next ... Konser Pamit MBUPNVY Goes to GPMB XXX tahun 2014

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review] Grand Prix Marching Band ke XXX tahun 2014 (MBUPNVY)

Pengurus MBUPN "Veteran" Yogyakarta 2016-2017

Karnaval Peringatan HUT ke-68 Pesantren Raudhatul Ulum